Motorola telah meluncurkan Moto Watch barunya, dan kesan awal menunjukkan perangkat yang sangat kompetitif untuk titik harganya. Dengan harga $150, Moto Watch tidak bertujuan untuk kesempurnaan tetapi menawarkan perpaduan gaya yang menarik, pelacakan kebugaran, dan masa pakai baterai yang lama.
Menjembatani Kesenjangan Antara Kebugaran dan Jam Tangan Pintar
Moto Watch tidak mencoba bersaing secara langsung dengan jam tangan pintar Wear OS kelas atas. Sebaliknya, ia menempati ruang yang unik, mirip dengan merek seperti Amazfit dan Withings, menawarkan fitur-fitur canggih tanpa label harga andalan. Ini dirancang agar serbaguna, berpindah dengan lancar dari olahraga hingga penggunaan sehari-hari. Ini termasuk GPS dual-band dan masa pakai baterai yang melebihi sebagian besar pesaing, bertahan lebih dari seminggu dengan sekali pengisian daya.
Kekuatan Kemitraan Kutub
Pembeda utamanya adalah kolaborasi Motorola dengan Polar, nama terkemuka di bidang teknologi olahraga. Polar terkenal dengan peralatan pemantauan detak jantungnya yang presisi dan digunakan oleh para atlet, dan kemitraan ini memberikan kredibilitas pada kemampuan pelacakan kebugaran Moto Watch. Jam tangan ini mendukung berbagai metrik seperti variabilitas detak jantung, tahapan tidur, dan analisis pemulihan. Ia juga dilengkapi GPS frekuensi ganda untuk pelacakan lokasi yang akurat, fitur yang biasanya ditemukan pada model kelas atas.
Namun, pengujian awal menunjukkan bahwa sensor detak jantung pada jam tangan ini tidak sesuai dengan keakuratan tali pengikat dada Polar, terutama pada tingkat aktivitas puncak. Meskipun kemitraan ini meningkatkan pelacakan, hal ini tidak sepenuhnya menghilangkan keterbatasan sensor. Pengujian yang lebih ekstensif akan diperlukan untuk menilai sejauh mana kesenjangan ini.
Desain dan Daya Tahan
Moto Watch memberikan keseimbangan antara daya tahan yang kokoh dan estetika yang sempurna. Jam tangan ini dilengkapi bingkai aluminium, mahkota baja tahan karat, dan layar OLED 1,43 inci yang dilindungi oleh Gorilla Glass 3. Jam tangan ini tahan air (berperingkat IP68) dan kompatibel dengan tali jam pihak ketiga. Casing berukuran 47 mm terlihat besar di pergelangan tangan yang lebih kecil, namun memberikan kesan premium pada perangkat yang tidak sebanding dengan harganya.
Integrasi Ekosistem dan Potensi Masa Depan
Motorola membayangkan Moto Watch sebagai bagian dari ekosistem “Moto Things” yang lebih luas, berintegrasi dengan Smart Connect untuk pengelolaan perangkat yang lancar. Perusahaan juga berencana untuk menyelaraskan jam tangan tersebut dengan platform Qira AI yang akan datang, yang berpotensi memungkinkan notifikasi yang lebih cerdas dan manajemen tugas di seluruh perangkat Motorola dan Lenovo.
Putusan
Moto Watch menawarkan serangkaian fitur yang mengesankan seharga $150. Meskipun masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan pasti, perangkat ini menghadirkan pilihan menarik bagi konsumen yang memiliki anggaran terbatas yang mencari jam tangan pintar yang mumpuni dengan pelacakan kebugaran yang solid. Apakah kemitraan Polar sepenuhnya memenuhi janji akurasinya masih harus dilihat, namun Moto Watch adalah pesaing kuat dalam kisaran harganya.






























