Qualcomm Mendominasi Daya Tahan Baterai Laptop: HP OmniBook 5 14 Memimpin

16

Bagi pembeli laptop, masa pakai baterai tetap menjadi prioritas utama. Perangkat yang tidak dapat bertahan sepanjang hari kerja tanpa mencolokkannya menggagalkan tujuan portabilitas. Pengujian terbaru menunjukkan pemimpin yang jelas dalam hal daya tahan: HP OmniBook 5 14 2025, didukung oleh chip Qualcomm Snapdragon X Plus, mencapai 32 jam dan 31 menit yang menakjubkan dengan sekali pengisian daya. Performa ini jauh melebihi sebagian besar pesaing, termasuk banyak laptop berbasis Intel dan AMD.

Bangkitnya ARM dalam Komputasi Seluler

Datanya jelas: prosesor Qualcomm Snapdragon seri X secara konsisten mengungguli chip x86 tradisional (Intel dan AMD) dalam hal efisiensi baterai. Pengujian Mashable menunjukkan bahwa laptop bertenaga Snapdragon mencapai rata-rata daya tahan baterai 19 jam 55 menit, bahkan model dengan daya tahan terpendek sekalipun melebihi 16 jam. Sebaliknya, prosesor Intel kelas V Lunar Lake yang sebanding memiliki rata-rata 14 jam dan 16 menit, sedangkan seri AMD Ryzen AI 300 hanya mampu bertahan 12 jam dan 19 menit.

Ini bukan hanya tentang angka; ini tentang perubahan mendasar dalam arsitektur laptop. Prosesor berbasis ARM, seperti yang berasal dari Qualcomm, mengutamakan efisiensi daya, sehingga memungkinkan laptop bekerja lebih lama dengan daya baterai. Keunggulan ini kini begitu nyata sehingga laptop Windows yang ditenagai Snapdragon adalah satu-satunya laptop yang dapat bersaing dengan Apple MacBook, yang rata-rata memiliki daya tahan baterai sekitar 19 jam dan 56 menit.

HP OmniBook 5 14: Juara Saat Ini

HP OmniBook 5 14 menonjol tidak hanya karena daya tahan baterainya tetapi juga karena nilainya. Pada konfigurasi dasarnya, harganya bersaing, mulai dari $779,99, menjadikannya pilihan yang mudah diakses oleh konsumen. Unit ulasan, dilengkapi dengan RAM 32GB dan SSD 1TB, berharga $1,269.99 dan memberikan kinerja yang solid, dengan skor sekitar 11,265 dalam benchmark CPU Geekbench 6.

OmniBook 5 14 juga ringan dengan berat 2,84 pon dan ramping dengan ketebalan 0,5 inci, sehingga ideal untuk pengguna yang sering bepergian. Layar OLED 14 inci menawarkan warna-warna cerah, dan keyboard dengan lampu latar memberikan pengalaman mengetik yang nyaman.

Namun, laptop ini bukannya tanpa kekurangan. Beberapa pengguna telah melaporkan masalah dengan touchpad, yang mengeluarkan suara berderak yang tidak biasa saat digunakan. Selain itu, kecerahan layar dibatasi hingga 300 nits, sehingga agak sulit untuk dilihat di bawah sinar matahari langsung.

Masa Depan Daya Tahan Baterai: Snapdragon X2 dan Seterusnya

Ke depan, Qualcomm bersiap merilis prosesor seri Snapdragon X2 generasi berikutnya. Perusahaan mengklaim chip ini akan menawarkan masa pakai baterai dan peningkatan kinerja yang lebih baik. Snapdragon X2 Elite Extreme khususnya diharapkan memberikan kinerja CPU lebih cepat hingga 75%** dengan menggunakan lebih sedikit daya. Tolok ukur awal menunjukkan kinerjanya bisa melampaui chip Panther Lake terbaik Intel dan M5 Apple.

Intel dan AMD juga mengupayakan masa pakai baterai yang lebih lama, dengan klaim kinerja multi-hari untuk prosesor mereka yang akan datang. Namun, Qualcomm saat ini memiliki keunggulan signifikan di bidang ini. HP OmniBook 5 14 mewakili puncak masa pakai baterai saat ini di laptop Windows, namun tahun-tahun mendatang menjanjikan ketahanan yang lebih mengesankan dari perangkat berbasis ARM.

Kesimpulannya, Seri Snapdragon X dari Qualcomm telah mengubah permainan masa pakai baterai laptop secara mendasar. HP OmniBook 5 14 menunjukkan bahwa laptop Windows kini dapat bersaing dengan MacBook dalam hal daya tahan, dan prosesor Snapdragon generasi mendatang siap untuk mendorong batasan tersebut lebih jauh lagi.